Traveling

28 August 2016

Tertunda # Bukan Akhir Segalanya

Mataku yang kering enggan terpendam
Yang kudengar hanya detik jam yang terus berputar
Diiringi sunyi yang kian terus menghujam
Aku putuskan,,
Untuk bicara pada pemilik-Ku
Mengadu pada-Nya, duhai pemilik dunia dan akhiratku


Mengakui segalanya, 

Keterbatasanku, ketidakberdayaanku.
Kelemahan hatiku, dan ketidakmampuanku untuk selalu mengingat-Nya. .

Aku tak mau terus begini!
Berdiam diri. Membekukan hatiku,
Yang kian hari, kian merapuh. .

Aku tak mau mimpiku cukupkan disini!
Berpuas diri. Membutakan mataku,
Yang kian hari, kian terenyuh. .

Dan jawaban-Nya hanya: "cobalah sejenak pikirkan. Pikirkan lebih dalam. Tentang penciptaan siang dan malam. Bukankah, siang yang cerah hadir setelah malam yang begitu gelap?" . .

Bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkanmu saat kesusahan.
Bahwa Allah akan selalu ada untukmu saat tak ada lagi bahu sandaran.
Bahwa Allah selalu disampingmu saat kamu merasa sendirian. .

Ini hanya #tertunda, bukan akhir dari segalanya. Salah, bila aku menyimpulkannya. 😇 .

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tertunda # Bukan Akhir Segalanya